menikmati akhir pekan di jakarta

Hore, setelah sekian lama akhirnya bisa juga saya berakhir pekan di Jakarta. Sejenak beristirahat, benar-benar istirahat dari aktivitas di kantor. Bangun siang, dan kemudian menyampah di dunia maya. Senangnya. Biasanya ada saja hal yang membuat saya wajib datang ke Bandung, terutama buat ngeband, hehehe. Berhubung kegiatan bermusik sedang kosong, jadi ya saya manfaatkan saja liburan ini untuk leyeh-leyeh di rumah.

Well, tidak sepepnuhnya di rumah juga sih. Kemarin juga saya sempat menonton Angels and Demons bersama Anggi, Baskara, Angga dan pacar saya. Filmnya cukup menarik, meskipun tidak se-mikir DaVinci Code (for better or for worse). Tapi at least film ini cukup ironis menurut saya, terlepas dari bagaimana versi novelnya yang saya sendiri juga belum pernah baca. Lucu melihat bagaimana Paus, pemimpin umat Katolik di dunia diselamatkan oleh seorang Atheis. Ini semacam ledekan halus atau apa? Sebagai sesama umat beragama sejujurnya saya cukup miris melihat penggambaran agama di film-film Hollywood kebanyakan. Sungguh sebuah komoditas jualan. Kemudian penggambaran Illuminati yang sedemikian positif. Wow, pasti ada apa-apanya nih. Kalau yang sudah pernah nonton The Arrivals pasti tahu apa yang saya maksud, kalau belum, cepat buka http://www.wakeupproject.com dan tonton seri The Arrivals, hehe.. Yang saya senang dari film itu cuma ketika Ewan McGregor tidak jadi Paus (ups, spoiler buat yang belum nonton, rasain! hahahaha). Soalnya tidak kebayang, dia yang dulu berperan jadi pemadat di Trainspotting masa sekarang menjadi Paus, wah bisa gila 😛

But anyway, jadinya dari kemaren sampai sekarang (potong waktu tidur ya) saya kembali di depan komputer, menghabiskan waktu. Melihat skor sepakbola. Melihat Inter, Barcelona dan Manchester United menjadi juara di masing-masing liga (selamat!). Membuka banyak video DJ di youtube, dan mencari artikel-artikel menarik di createdigitalmusic.com. Ya intinya, weekend yang cukup untuk memulihkan tenaga 🙂

Cheers everyone

Leave a Reply