Speaking At GNOME.Asia 2015

This is long overdue, my bad, I should’ve written this months ago. Haha. Anyway, I had the chance to speak at GNOME.Asia 2015, a regional level conference on GNOME and open source software in general. In case you didn’t know, GNOME is one of the available desktop environment for Linux-based OS. If you’ve used (or still uses) Linux for the past few years, chances are, your application window (among others) is managed by GNOME. That’s how important GNOME is. Therefore, it’s such an honour to be able to speak hear, even though I didn’t register until the very last day of abstract submission.

Continue reading →

Emergency! Darurat!

Beberapa waktu yang lalu saya diajak teman untuk pameran di nusubstance 209, sebuah pameran yang menampilkan instalasi dan karya-karya seni multimedia interaktif. Nampak menarik, karena saya punya sesuatu untuk dipamerkan.

Namun, ketika saya tanya kapan tanggalnya, teman saya dengan enteng menjawab, 19 Oktober, yang sama dengan minggu depan! Hahaha… Padahal hingga tadi malam, alat buatan saya ini juga belum juga jadi.

Oke, jadi hingga at least tanggal 18, saya punya list yang harus saya kerjakan:

1. Membersihkan Ubuntu 8.04 saya, jadi bisa dipakai sistem dasar yang hanya untuk menjalankan karya saya
2. Menginstal Processing dan Pure Data extended
3. Menjalankan program yang sudah saya buat di keduanya
4. Memastikan keduanya bisa berkomunikasi via OSC
5. Menginstal webcam yang bisa berjalan di atas Processing
6. Membuat instalasi fisik

Fiuh… 6 langkah yang pastinya tidak sebentar. Okey then, mulai malam ini harus bergerak. Jadi kalau dalam beberapa waktu saya tidak aktif di dunia maya, mohon maaf ya 🙂

Doakan saya sukses, dan saya akan segera mengabari, sebenarnya apa sih yang saya bikin 🙂

Cheers

Audio interface untuk Linux?

Wah, sudah beberapa bulan nih, mau ngupgrade komputer saya, biar mantap buat recording. Alhamdulillah hardware udah kepegang semua. Hardisk, MoBo, Graphic Card, Memory, dah diupgrade semua. OS Linux juga udah dapet, Ubuntu Studio, jackaudio Lab, ama dyne:bolic, tinggal pilih salah satu. Sengaja pake Linux, soalnya biar musik yang dihasilin Halal, ga haram gara-gara pake barang bajakan, hehe :p

Nah tinggal soundcard nih yang belum… Liat2 toko musik, ada Alesis iO|14. Keren juga tuh, dah 24-bit/192 kHZ, tapi interface-nya itu..firewire.. Browsing2, baru ketauan ternyata cuma beberapa audio interface firewire yang udah kompatibel ama Linux, dan sayangnya Alesis blum ada yang kena. Ternyata audio interface yang make USB lebih mudah disupport, jadi pilihan pun berganti, jadi NI Kontrol 1. Lumayan, 200-sekian US dollar.. Nah, ada yang punya informasi di mana yang jual ni benda? Kira2 bentuknya kaya gini nih

444001.jpg

Kalo ada yang punya info, tolong bilang2 yah.. Kali aja bisa dapet dengan harga murah ni, hehe..

Oh ya, saya masih UAS ni, doakan saya berhasil yah 🙂