Mawas Diri di Masa Kampanye Pemilu

Jum'at kemarin saya tak sengaja melakukan ibadah Sholat Jum'at di Mesjid Daarut Tauhid di daerah Santa. Kok ya kebetulan, tema khotbahnya ternyata sangat fundamental: membetulkan ibadah Sholat Jumat. Banyak poin-poin yang ternyata saya perlu diingatkan kembali, lucu memang, mengingat sudah berapa ratus Jum'atan saya lalui. Ternyata memang masih perlu untuk selalu belajar kembali dalam rangka meningkatkan kualitas menjadi Hamba Allah.

Menariknya lagi, di tengah gemuruh kampanye politik, yang mana ini juga mungkin menjadi menu khotbah di tempat lain, mesjid ini memilih tema khotbah yang sedemikian fundamental. Entah disengaja atau tidak, apalagi kemarin-kemarin netizen sempat meributkan tentang kemampuan sholat setiap calon presiden. Menurut saya pribadi, khotbah seperti ini justru dengan halus mengajak kita untuk kembali membenarkan hal-hal fundamental di diri sendiri, alih-alih ikutan mengajak umat untuk ikut gaduh.

Ya, inilah mungkin salah satu cara untuk tetap mawas diri di tengah gempuran berita yang bisa jadi menajamkan perbedaan lagi mengajak untuk fitnah dan ghibah. Saya tidak tertarik untuk ikut membela setiap calon, karena saya pun tidak tahu harus memilih yang mana. Saya lebih tertarik untuk bereaksi terhadap isu-isu yang diangkat sebagai bahan refleksi diri. Jangan-jangan, isu imam sholat kemarin itu adalah teguran untuk saya memperbaiki kualitas sholat.

Wallahu 'alam.

Prev: Let's Restart